Postingan

Menampilkan postingan dengan label Haranggaol

Desa Siboro di Haranggaol saat ini

Gambar
Berikut video kunjungan Dani Elbona ke Desa Siboro (disebut juga Bangkaran Batu) di Haranggaol, tepatnya kampung Pagar Batu, pada Februari 2026. Kampung Pagar Batu adalah satu dari tiga kampung di kaki bukit Siboro Gaunggaung, tempat perpindahan marga Siboro dari asalnya di puncak bukit. Dua kampung lain adalah Jamunsu dan Siboro Buntu.

Tampak udara dari pekan Haranggaol ke Siboro Gaunggaung

Gambar
Akses ke Siboro Gaunggaung adalah melalui Haranggaol, tepatnya dari jalan utama Haranggaol masuk ke jalan di samping pekan Haranggaol lalu terus ke arah utara hingga melewati Pagar Batu di kaki bukit Siboro Gaunggaung   Berikut ini tampak udara perjalanan dari pekan Haranggaol ke kaki bukit Siboro Gaunggaung dan menunjukkan puncak bukitnya, dibuat dengan menggunakan Apple Maps .

Lokasi Siboro Gaunggaung di peta Google Maps

Gambar
Berikut tulisan pandangan mata tentang lokasi Siboro Gaunggaung, tempat asal marga Siboro:  Bukit Siboro Gaung-Gaung dari semua sisi sangatlah terjal.   Kalau mau mendaki ke bukit itu tidaklah mudah, harus memegang batang daun-daunan atau rumput ilalang...  Di puncak bukit terdapat dataran seluas kurang lebih 1 ½ - 2 Ha, ditumbuhi oleh ilalang yang tinggi-tinggi.   Tidak ada lagi penghuni yang mendiami tempat ini, sisa-sisa bangunan juga tidak ada, yang ada hanya beberapa batu berserakan...  Di salah satu sisi bukit terdapat sebuah lembah, di tengah-tengahnya terdapat sebuah sungai mengalir dan di kiri- kanan sungai ditumbuhi pohon-pohon besar. Waktu itu penulis melihat ada beberapa pohon yang sangat besar sudah tumbang dimakan usia tua.  Lebih menarik lagi, ternyata air sungai itu bersumber dari mata air yang memancar keluar dari dingding bukit (air terjun)... Dari peta dengan data kecuraman dan ketinggian lokasi di utara Haranggaol berikut ini,...

Huta Haranggaol: Tempat asal marga Siboro

(Tulisan ini dikutip dari tulisan Drs. Djabintang Hasiholan Siboro ) Seusai berkunjung ke Kuba Perdagangan, perjalanan dilanjutkan ke kampung (huta) dari Op.DPP yang dahulu bermukim di kampung (huta) Siboro Gaung-Gaung.  Penulis malah sudah 2 kali berkunjung ke huta Siboro Gaung-Gaung yang berada di sebuah puncak bukit. Letak Bukit Siboro Gaung-Gaung persis dibelakang  pekan/tiga/onan Haranggaol dengan jarak kurang lebih 1 km.  Di kaki bukit terdapat 3 kampung marga Purba Siboro, salah satunya dinamai “Huta Siboro”, kampung orang tua dan leluhur almarhum Ir. Rusman Purba Siboro.  Bukit Siboro Gaung-Gaung dari semua sisi sangatlah terjal. Kalau mau mendaki ke bukit itu tidaklah mudah, harus memegang batang daun-daunan atau rumput ilalang.   Jadi harus berhati-hati, karena kalau tidak bisa terjatuh. Mendaki bukit ini rasanya seperti merayap dan menggantung (gaung-gaung), mungkin karena itu bukit ini disebut “Siboro Gaung-Gaung”. Menjelang puncak bukit, kita ...