Postingan

Koleksi buku dan manuskrip online

Gambar
Berikut adalah beberapa perpustakaan digital dan arsip daring yang dapat diakses secara bebas untuk mencari buku-buku lama, naskah, foto, peta, surat kabar, dan sumber sejarah mengenai Batak maupun marga Siboro. Leiden University Libraries – Southeast Asian Special Collections Panduan koleksi khusus Asia Tenggara Universitas Leiden, Belanda. Halaman ini merupakan pintu masuk untuk menemukan katalog, koleksi digital, manuskrip, buku cetak lama, foto, peta, dan arsip mengenai Indonesia serta Asia Tenggara. Koleksi ini penting untuk penelitian sejarah Batak dan marga Siboro, terutama melalui koleksi Indonesia, naskah Batak, dan bahan peninggalan masa Hindia Belanda. Leiden University Digital Collections Koleksi digital Universitas Leiden yang dapat digunakan untuk mencari dan melihat bahan yang telah didigitalisasi. Di sini terdapat naskah Batak, pustaha, foto-foto lama, peta, serta buku dan dokumen masa Hindia Belanda. Kata kunci yang dapat dicoba: Batak , Toba , Siboro , Si...

Peta kronologis nama-nama tempat terkait sejarah Siboro

Gambar
Sejarah Siboro tentu terkait dengan tempat-tempat bernama Siboro atau yang ada hubungannya dengan Siboro, apalagi diduga marga "Siboro" berasal dari nama tempat. Tulisan ini berusaha merangkumkan nama-nama tempat dalam catatan sejarah yang berkaitan dengan Siboro.(Tanggal-tanggal di bawah ini membedakan antara catatan tertulis paling awal dan masa yang lebih tua berdasarkan tradisi lisan). Peta Kronologis Tahun Tempat atau bentuk nama Bukti Marga atau identitas terkait Jalur dan lingkungan politik Bentuk linguistik 1880 Siboro / Sibero, Mentawai A. H. Keane mencatat “Siboro” untuk kepulauan Mentawai. Von Rosenberg memberikan bentuk lokal Sibero , yang tampaknya merujuk kepada Siberut. Lihat tulisan ini . Orang Mentawai; belum terbukti memiliki hubungan dengan marga Siboro Batak. Wilayah maritim di sebelah barat Sumatra. Siboro dalam tulisan Keane; Sibero dalam bentu...

Puang Siboro: Panei Simalungun atau Panai Kuno Padang Lawas?

Gambar
Puang Siboro dikenal melalui legenda Situs Batu Gajah di Dolok Panribuan, Simalungun. Dalam cerita tersebut, ia disebut sebagai istri Raja Mulajadi dan ibu dari Si Gara serta Si Saimat. Ia juga dikenal dengan nama Puang Huta Dipar. Asal-usul Puang Siboro masih menjadi pertanyaan terbuka. Sebagian sumber menyebut Panei di Simalungun, sedangkan pembacaan terhadap sumber arkeologi, keadaan geografis, dan tradisi lisan yang lebih luas membuka kemungkinan bahwa Puang Siboro memiliki hubungan dengan Panai kuno di kawasan Padang Lawas. Kedua kemungkinan ini sama-sama perlu dikaji. Keterangan mengenai Panei Simalungun terutama berasal dari tradisi lisan yang dicatat kemudian. Sementara itu, kemungkinan Panai kuno didukung oleh hubungan budaya, peninggalan arkeologi, serta sejumlah tradisi geografis yang masih hidup di Sumatra Utara. Keterangan tentang Panei Simalungun Sumber yang sering dijadikan dasar untuk menghubungkan Puang Siboro dengan Panei adalah Steenplastiek in Simaloengoen karya G. ...

Menelusuri Jejak Kuno di Situs Bongal dan kaitannya dengan Siboro

Gambar
Dulu kami pernah mengulas sebuah topik unik dan menarik dalam tulisan Siboro, gelang merah-putih dalam tradisi Asiria . Waktu itu, kami membahas keberadaan tradisi kuno di kalangan Gereja Ortodoks Syria (Syriac Orthodox) yang mengenal istilah Siboro atau Suboro. Dalam tradisi mereka, Siboro adalah gelang dari pilinan benang berwarna merah dan putih yang menyimbolkan kemanusiaan (darah) dan keilahian Kristus, yang dipasang pada perayaan Kabar Sukacita (Annunciation) hingga Paskah. Tentu saja, saat postingan itu ditulis pada Desember 2024, kami paham betul bahwa kaitan antara marga Siboro di tanah Batak dan gelang Siboro milik orang Syria tersebut masih terasa sangat jauh dan sebatas kebetulan fonetik (kemiripan nama) serta rasa penasaran sejarah. Namun, apakah hubungan itu benar-benar murni kebetulan tanpa benang merah? Sebuah publikasi ilmiah berjudul Tracing Early Christianity at the Bongal Site, Central Tapanuli District, North Sumatra karya Rosmaida Sinaga dan kawan-kawan tampakn...

Infografik sejarah Siboro rangkuman AI

Gambar
Berikut infografik hasil rangkuman oleh AI (Google NotebookLM) terhadap buku " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro " karya Drs. Djabintang Siboro Ada kesalahan gambar yang dibuat AI ini yaitu: - kepala burungnya bukan 6, tapi 7 (disebutkan oleh Makmur Siboro) - di gambar panah, seharusnya sumpit Gambar hanyalah interpretasi AI jadi memang mungkin tidak akurat dan hanya sebagai ilustrasi. Tentang buku sejarah marga Siboro " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro ”: Ditulis oleh Drs. Djabintang Siboro, buku ini adalah salah satu buku sejarah Siboro yang terlengkap yang ada saat ini. Buku ini dicetak pertama kali pada tahun 2015 oleh Punguan Siboro & Boruna Se-Jabodetabek dan kini telah bisa didapatkan kembali melalui penerbit Bukunesia . Buku bisa dipesan melalui situs Bukunesia melalui nomor Whatsapp Bukunesia di +628112868740 . Buku ini bisa juga dipesan lewat Tokopedia dan Sh...

Sejarah Siboro rangkuman oleh AI

Gambar
Berikut video hasil rangkuman oleh AI (Google NotebookLM) terhadap buku " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro " karya Drs. Djabintang Siboro   Tentang buku sejarah marga Siboro " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro ”: Ditulis oleh Drs. Djabintang Siboro, buku ini adalah salah satu buku sejarah Siboro yang terlengkap yang ada saat ini. Buku ini dicetak pertama kali pada tahun 2015 oleh Punguan Siboro & Boruna Se-Jabodetabek dan kini telah bisa didapatkan kembali melalui penerbit Bukunesia . Buku bisa dipesan melalui situs Bukunesia melalui nomor Whatsapp Bukunesia di +628112868740 . Buku ini bisa juga dipesan lewat Tokopedia dan Shopee .

"Write Toba", kontribusi Siboro untuk aksara Toba

Gambar
Di tengah arus globalisasi dan dominasi alfabet Latin di Indonesia, banyak aksara daerah menghadapi tantangan serius untuk tetap hidup. Salah satunya adalah Surat Batak Toba, sebuah warisan budaya yang kaya namun semakin jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Melihat tantangan ini, lahirlah sebuah inisiatif digital: Write Toba. Apa itu Write Toba? Write Toba adalah sebuah aplikasi Android yang dikembangkan oleh The Siboro Institute dengan tujuan utama memperkenalkan kembali dan mempermudah penggunaan aksara Batak Toba di era digital. Aplikasi ini dirancang secara intuitif agar pengguna, baik pemula maupun yang sudah familiar, dapat belajar dan menulis aksara dengan mudah. Fitur utamanya mencakup: - Pembelajaran karakter aksara Batak Toba, melalui buku " Pustaha Pormanuhon Aji Tilih - Transliterasi dan Terjemahan Pustaha Warisan Siboro " - Translitrasi antara bahasa Indonesia dan Batak Toba - Antarmuka sederhana yang memudahkan eksplorasi aksara tradisional Dengan kata...

Desa Siboro di Haranggaol saat ini

Gambar
Berikut video kunjungan Dani Elbona ke Desa Siboro (disebut juga Bangkaran Batu) di Haranggaol, tepatnya kampung Pagar Batu, pada Februari 2026. Kampung Pagar Batu adalah satu dari tiga kampung di kaki bukit Siboro Gaunggaung, tempat perpindahan marga Siboro dari asalnya di puncak bukit. Dua kampung lain adalah Jamunsu dan Siboro Buntu.

Jalan mobil ke Bonandolok

Gambar
Pada kisah " Dari Parapat menuju Pulau Tulas dan Bonandolok " disebutkan bahwa akses jalan mobil ke Bonandolok berbatu-batu. Sampai titik yang disebut di kisah tersebut jalan sudah beraspal. Namun per Oktober 2025, di 1.5 km terakhir hingga Bonandolok jalan belum diaspal dan berbatu-batu. Berikut foto dan video jalan menuju Bondandolok .

Melihat Pulau Tulas dari Batu Anduhur

Gambar
Pulau Tulas , yang disebut juga " Pulau Siboro " dan berada di wilayah administratif Desa Siboro, menurut cerita yang diwariskan turun temurun di marga Siboro, adalah tempat leluhur marga Siboro Datu Parulas Parultop bertapa. Dia bertapa untuk mempersiapkan dirinya membantu penghuni negeri Sagala mengatasi 2 jenis binatang aneh yang merusak tanaman dan juga mencelakai mereka. Pada kisah perjalanan dari Parapat menuju Pulau Tulas dan Bonandolok, setelah dari jalan masuk menuju Bonandolok, perjalanan dilanjutkan dengan kembali ke arah datangnya, namun singgah di Batu Anduhur , dimana pemandangan spektakuler Pulau Tulas bisa dilihat dari atas bukit. Tulisan "Batu Anduhur" di bawah pohon di tengah foto berikut adalah tanda anda telah tiba di tempat dimana bisa parkir mobil untuk jalan kaki singkat mendaki bukit Batu Anduhur.    Berjalan mendaki bukit Batu Anduhur:   Sebelah kiri terliat Pulau Tulas dan sebelah kanan Sagala Memandang ke arah bukit dengan Pulau Tulas ta...

Dari Parapat menuju Pulau Tulas dan Bonandolok

Gambar
Ini kisah perjalanan dari Parapat menuju Pulau Tulas dan Bonandolok dan kembali lagi ke Parapat dalam waktu 6 jam saja. Namun, sebenarnya tidak sampai ke Pulau Tulas, tapi sampai ke Batu Anduhur, lokasi tempat memandang Pulau Tulas yang sangat indah. Dan tidak juga sampai ke Bonandolok namun sampai ke awal jalan berbatu-batu dan curam menuju Bonandolok . Pulau Tulas berada di wilayah administratif Desa Siboro, dan disebut juga pulau Siboro. Menurut cerita yang diwariskan turun temurun di marga Siboro, Datu Parulas Parultop marga Purba Sigulangbatu, yang adalah leluhur marga Siboro, pernah bertapa di Pulau Tulas ini untuk mempersiapkan dirinya membantu penghuni negeri Sagala mengatasi 2 jenis binatang aneh yang merusak tanaman dan juga mencelakai mereka. Sedangkan Bonandolok adalah daerah transmigrasi lokal marga Siboro. Perjalanan ini dilakukan dengan singgah di bukit Sibeabea, Pusat Informasi Toba Caldera, Sopo Guru Tatea Bulan dan Desa Siboro (Sianjurmulamula).  Ber...

Tuan Siboro di Simalungun

Gambar
Nama "Tuan Siboro" disebut di buku "Steenplastiek in Simaloengoen" tulisan Tichelman, Gerard Louwrens dan Voorhoeve, Petrus, yang diterbitkan tahun 1938. Lihat " Relief batu dulu di kampung Siboro ". Lokasinya disebutkan sebagai kampung (huta) Siboro di Simalungun. Disebut juga "Pada masa ayah dari Tuan Siboro yang sekarang, pangulubalang ini masih dihormati secara teratur, tetapi saat ini tidak lagi.", berarti "Tuan Siboro" adalah gelar semacam raja yang memimpin daerah tersebut turun temurun. Siapakah Tuan Siboro ini, dan dimanakah kampung Siboro tersebut? Kesimpulan dari investigasi yang dipaparkan dibawah ini adalah sebagai berikut: 1. Tuan Siboro adalah seorang bermarga Purba Siboro di Simalungun yang digelari TUAN SIBORO 2. Tuan Siboro adalah salah seorang dari 4 bersaudara yakni Tuan Adam, Tuan Siboro, Tuan Pane Siboro dan Tuan Sigunggung 3. Tuan Siboro mengepalai/memimpin salah satu dari 5 "pertuanan besar (partuanon bangga...

Desa Siboro di Sianjur Mulamula

Gambar
Desa Siboro adalah satu-satunya wilayah administratif bernama Siboro di Indonesia saat ini. Desa Siboro tepatnya berada di Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Desa ini memang milik marga Siboro. Berikut foto-foto gerbang Desa Siboro yang diambil pada tanggal 30 September 2025, di lokasi Google Map ini .     

Pustaha warisan marga Siboro

Gambar
Pustaha ini adalah pustaha pertama dari warisan Siboro yang kami sebut dengan “pustaha kecil” karena ukurannya yang lebih kecil. Pustaha ini berisi petuah kehidupan yang disebut “Poda Pormanuhon Aji Tilih”. Pustaha ini berasal dari seorang Ibu boru Purba, yang tinggal di daerah Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Menurut penuturan beliau, ia dititipkan 2 (dua) buah pustaha beraksara Batah oleh seorang kakek tua yang tidak dikenal, dengan pesan: “Bahwa suatu saat nanti akan datang anak keturunanku yang akan menjemput barang-barang ini”.  Menurut Rajiman Purba Siboro, pustaha ini sudah ada dikeluarganya selama 5 generasi, namun kemudian berpindah tangan tanpa diketahui keberadaannya. Lebih dari sepuluh tahun setelah kejadian di atas, yaitu sekitar tahun 2010an, sampailah kepada Rajiman Purba Siboro berita bahwa pustaha tersebut ada di Ibu boru Purba. Dia segera bergegas berangkat menuju ke Tebing Tinggi, meskipun tidak memiliki hubungan sama sekali dan bahkan tidak mengenal satu sama lain...

Asal-usul marga Siboro kemungkinan tidak sederhana

Gambar
Leluhur marga Siboro adalah Datu Parulas Parultop dan berasal dari Sagala, Sianjur Mulamula. Ini adalah asal-usul marga Siboro berdasarkan tradisi lisan dan bukti yang ada saat ini, dan dipaparkan oleh buku " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro ", buku utama  mengenai asal-usul Siboro saat ini.  Namun tidak seluruhnya diketahui mengenai asal-usul marga Siboro. Buku tersebut sendiri mengatakan " Kalau boleh digambarkan, Op. DPP adalah seorang tokoh fenomenal dan penuh misteri... Mengapa kita mengatakan penuh misteri? Karena kita tidak dapat merekam seluruh jejak dan sejarah perjalanannya, sepertinya Op. DPP datang tidak bisa diduga dan tidak terduga pula dia tiba-tiba pergi. Seperti angin saja datangnya dan seperti angin pula perginya. " Melihat berbagai informasi yang ada, ada kemungkinan asal-usul marga Siboro tidak sesederhana yang mungkin kita pikirkan. Berikut ini ulasannya: 1) Jejak Datu Parulas Parultop ada di ba...