Postingan

Datu Parultop dan Datu Parulas (3)

Gambar
Oleh  Drs. Djabintang Hasiholan Siboro  (27 September 2023) (Tulisan ini adalah bagian 3 dari 12 tulisan bersambung tentang sejarah Datu Parulas Parultop. Lihat  bagian 1  dan 2 sebelum membaca bagian 3 ini) Hari berganti hari, pada suatu saat setelah menapaki titik titik perjalanannya yg panjang dan mungkin berliku, Datu Parulas Parultop (DPP) tau tau sudah berada ( bertempat tinggal) di bukit Siboro Gaung gaung. Status DPP di Siboro Gaung Gaung adalah sebagai pendatang, karena disitu sdh ada yg menghuni tempat itu sebelumnnya. Kuat dugaan dan sangat masuk akal, bahwa yang menghuni huta Siboro Gaung Gaung adalah marga Purba Dasuha. Bagaimana memastikan penghuni huta/kampung itu adalah Purba Dasuha? Untuk itu kita perlu melakukan sebuah kajian sebagai berikut: Sebagaimana kita ketahui  kampung Siboro Gaung Gaung adalah bagian dari daerah Haranggaol . Wilayah kerajaan Pematang Purba dibagi dalam wilayah2 administatif. Wilayah2 ini disebut Pertuanan Pertuana...

Datu Parultop dan Datu Parulas (2)

Gambar
Oleh  Drs. Djabintang Hasiholan Siboro  (27 September 2023) (Tulisan ini adalah bagian 2 dari 12 tulisan bersambung tentang sejarah Datu Parulas Parultop. Lihat  bagian 1  sebelum membaca bagian 2 ini) Di bagian 1 sdh dibahas mengenai perjalanan, sejarah dan siapakah keturunan Datu Parultop. Selanjutnya kita akan menguraikan sejarah perjalanan hidup Datu Parulas yg dikemudian hari dikenal  banyak orang sebagai Datu Parulas Parultop (DPP). Mengapa berubah sebutan itu menjadi DPP adalah karena: 1. Datu Parulas adalah Datu yg memiliki ilmu hadatuon sakti mandraguna (kesaktian luar biasa). Bisa mengobati orang yg menderita sakit, menolong orang yg ditimpa kesusahan  dan membantu atau menolong orang seisi satu kampung karena diserbu (dibuhar) oleh orang2 luar dengan maksud mau menguasai kampung tersebut. 2. Datu Parulas bisa juga "mangulas," yaitu memiliki kemampuan utk meramal tentang tanda2 gelagat hari dimasa datang, mampu mengetahui isi pikiran dan isi hati...

Datu Parultop dan Datu Parulas (1)

Gambar
Oleh  Drs. Djabintang Hasiholan Siboro  (26 September 2023) (Tulisan ini adalah bagian 1 dari 12 tulisan bersambung tentang sejarah Datu Parulas Parultop) Untuk mendapat gambaran  atau hopotesis (kebenaran  sementara) tentang siapa Datu Parultop dan siapa Datu Parulas, ada baiknya pembahasan kita mulai dari Purba Sigulang Batu dari Tipang Bakkara, sekarang masuk Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbahas. Ompu kita Purba Sigulang Batu anaknya adalah Parlakka Jolo/Partali  Ganjang. Secara tangga berjenjang Parlakka Jolo/Partali Ganjang memperanakkan Guru Sotongguon -- memperanakkan,  1. Somalate, 2. Datu Rajin (sekarang keturunannya tetap menyandang marga Purba Sigulang Batu), mereka sebagian besar tinggal di bonapasogit Tipang Bakkara dan di Dolok Sanggul sekitarnya.     Untuk selanjutnya Somalate yg digelari juga Tuan Raja Doli mempunyai 2 anak kembar, yaitu:  1. Datu parultop, dan 2. Datu Parulas.  Lalu karena ahli juga mangultop, maka D...

Bonan Dolok: Daerah Transmigrasi Lokal Marga Siboro

Gambar
(Tulisan ini dikutip dari buku " Pusuk Buhit Sianjur Mula Mula, Datu Parulas Parultop dan Keturunannya Marga Siboro " tulisan Drs. Djabintang Hasiholan Siboro) Foto Bonan Dolok oleh Guntur Siboro (Lihat lokasi di Google Maps ) Lihat juga  Bonan Dolok dari udara . Bonandolok adalah subuah kawasan daerah pantai, berada dibalik bukit disebalah barat daya negeri Sagala atau sebelah barat pantai Tulas.  Batas pemisah antara negeri Sagala dengan Bonandolok ialah bukit (Dolok) Siboulangit.  Dahulu, waktu Op.DPP melintasi daerah ini  masih berupa rawa-rawa dan semak-belukar sebelum sampai di pantai Tulas  dalam perjalanannya ke negeri Sagala, waktu itu belum ada penghuni di Bonandolok.         Posisi kampung Bonandolok berada di sebuah teluk.   Kalau berkunjung ke daerah ini dengan menumpang kapal, harus melewati tanjung “Simardaligan,” Dari tanjung ini tampaklah betapa indahnya panorama alam Bonandolok. Ada kira-kira 1.1/2 Km dari tan...

Huta Haranggaol: Tempat asal marga Siboro

(Tulisan ini dikutip dari tulisan Drs. Djabintang Hasiholan Siboro ) Seusai berkunjung ke Kuba Perdagangan, perjalanan dilanjutkan ke kampung (huta) dari Op.DPP yang dahulu bermukim di kampung (huta) Siboro Gaung-Gaung.  Penulis malah sudah 2 kali berkunjung ke huta Siboro Gaung-Gaung yang berada di sebuah puncak bukit. Letak Bukit Siboro Gaung-Gaung persis dibelakang  pekan/tiga/onan Haranggaol dengan jarak kurang lebih 1 km.  Di kaki bukit terdapat 3 kampung marga Purba Siboro, salah satunya dinamai “Huta Siboro”, kampung orang tua dan leluhur almarhum Ir. Rusman Purba Siboro.  Bukit Siboro Gaung-Gaung dari semua sisi sangatlah terjal. Kalau mau mendaki ke bukit itu tidaklah mudah, harus memegang batang daun-daunan atau rumput ilalang.   Jadi harus berhati-hati, karena kalau tidak bisa terjatuh. Mendaki bukit ini rasanya seperti merayap dan menggantung (gaung-gaung), mungkin karena itu bukit ini disebut “Siboro Gaung-Gaung”. Menjelang puncak bukit, kita ...